Panca Wali (Bali) Krama adalah | Pengertian dan Definisi

Pengertian dan Definisi Panca Wali Krama. Panca Wali Krama atau Panca Bali Krama adalah upacara besar kedua yang di lakukan setiap 10 tahun sekali di pura Besakih. Yaitu pada setiap tahun saka yang berakhiran angka '0', panglong ping 15 (tilem) sasih kasanga.

Tujuan Upacara Panca Wali (Bali) Krama  adalah untuk menyucikan alam dan menetralkan alam bawah, tengah dan atas agar tercipta harmonisasi kehidupan antara manusia dan alam.


Sebagai upacara terbesar kedua setelah  Eka Dasa Rudra yang dilakukan setiap 100 kali sekali, Panca Wali Krama di lakukan dalam durasi yang sangat panjang. Kurang lebih sekitar 3 bulan.  Pada rentang masa tersebut, masyarakat Bali akan melakukan penyucian diri dan lingkungan, baik secara Niskala maupun skala. Rentang masa penyucian ini disebut masa Nyengker.

Di masa nyengker, hanya ada 2 upacara yang boleh dilakukan yaitu upacara Dewa Yadnya dan Butha Yadnya. Sementara upacara Ngaben tidak boleh dilakukan. Jika ada yang meninggal, maka harus di kubur dulu. Kecuali jika yang meninggal adalah Sulinggih, pemangku atau mereka yang menurut dresta tidak boleh dipendem maka boleh  secepatnya di kremasi.

Rangkaian upacara Panca Wali Krama juga begitu panjang. Diawali dengan persiapan nyikut, dilanjutkan dengan melasti lalu upacara tawur.

Upacara Panca Wali (Bali) Krama terakhir dilakukan pada tahun 2019 yang bertepatan dengan tahun saka 1940.