Pengertian dan Definisi

Loading...

Filsafat adalah | Pengertian dan Definisi.

Pengertian dan definisi Filsafat. Filsafat adalah ilmu yang pertama kali di kenal oleh manusia dan sering di sebut sebagai Induk segala Ilmu Pengetahuan. Kata Filsafat berasal dari bahasa Yunani 'Philosophia' yang secara harfiah bermakna Pecinta Kebijasanaan. Filsafat sendiri di definisikan sebagai ilmu pengetahuan yang paling dasar yang membahas tentang masalah hidup dan kehidupan umat manusia di muka bumi, mulai dari eksistensinya, pengetahuan, penilaian, akal, pikiran dan bahasa.

Arti Filsafat.

Menurut Plato, Filsafat adalah kegemaran dan kemauan untuk mendapatkan pengetahuan yang luhur. 

Ada juga yang mengartikan Filsafat sebagai: 
  • Sekumpulan sikap dan kepercayaan terhadap kehidupan dan alam yang di terima secaratidak kritis.
  • Suatu proses kritik atau pemikiran terhadapkepercayaan dan sikap yang sangat kita junjung tinggi.
  • Usaha untuk menadpatkan gambara yang keseluruhan
  • Analisa logis dari bahasa serta penejalasan tentang arti kata dan konsep, dll


Filsafat bersifat murni, dan yang di bicarakan adalah  hakikat hidup dan kehidupan. beberapa Metode yang di gunakan untuk belajar filsafat antara lain adalah:
  • Mengajukan pertanyaan
  • Diskuso kritikal
  • Dialektik
  • Presentasi Sistematik.


Istilah Filsafat pertama kali di cetuskan oleh Pythagoras yang kemudian menjadi terkenal di abad-abad berikutnya sejak zaman Filsuf Yunani kuno bernama Aristoteles hingga abad modern ini. Bersama dengan kemajuan cara berpikir manusia, ilmu filsafat berkembang menjadi 2 objek ilmu, yaitu:

  • Ilmu yang bisa di ketahui dengan panca indera, yaitu ilmu yang erat hubungannya dengan objek ilmu itu sendiri yang kemudian di kenal dengan Filsafat alam atau sekarang di kenal dengan istilah Ilmu pengetahuan Alam. Yang termasuk dalam objek ilmu ini antara lain adalah: Matematika, Astronomi, Fisika, Geologi, Kedokteran, Kimia, dll.
  • Ilmu yang tidak mudah di ketahui oleh panca indera, yaitu ilmu yang objeknya adalah manusia sebagai makhluk indibidu dan makhluk sosial dan tempatnya dalam masyarakat. Pengetahuan yang berhubungan dengan manusia ini sifatnya tidak pasti dan memiliki pola tersendiri yang berubah dan berkembang tergantung pada posisi, lokasi, dan situasi. Ilmu jenis ini di sebut ilmu pengetahuan sosial (Sosial Science). Yang termasuk kedalan objek ilmu ini antara lain adalah: Sosiologi, Ekonomi, Tata negara, Hukum, serta Ilmu pengetahuan kerohanian.


Secara tradisional, Filsafat di bedakan menjadi 3, yaitu:
  • Filsafat Alam
  • Filsafat Moral
  • Filsafat Metafisika 

Berdasarkan tempat perkembangannya, filsafat di bagi menjadi:

1. Filsafat Barat, yang berpusat di Yunani Kuno pada masa sebelum 6 SM. Berasal dari para pemikir era Pra-Sokrates. Filsuf terkenal di masa itu antara lain Thales (624-546 SM), Pythagoras (570-495 SM).

Filsafat barat di bagi menjadi 3 era, yaitu:
  • Filsafat Yunani Kuno - Romawi Kuno (5 SM - 5 M), tokoh-tokohnya: Socrates, Plato, Aristotelesm dll.
  • Filsafat Abad pertengahan (5-16 M), tokoh-tokohnya: Anselm, Roger bacon, Boethius, Thomas Aguinas, St Agustinus, dan masih banyak lagi.
  • Filsafat Modern tokoh-tokohnya: Spinoza, Berkeley, Kant, Nietche, Karl Marx, dll.

2. Filsafat Timur Tengah, Iran dan Jajirah Arab menjadi pusat perkembangan filsafat timur tengah. Di kenal dengan istilah Literatur hikmat dan kebijaksanaan. terbagi menjadi:
  • Filsafat Mesir Kuno
  • Filsafat Yahudi
  • Filsafat Nasrani
  • Filsafat Islam

Filsafat timur tengah berkembang dengans angat pesat, sehingga muncul berbagai aliran filsafat lain seperti filsafat Iluminasi, filsafat Sufi, ataupun filsafat Islam kontempores, dll

3. Filsafat India, berkembang di anak benua India. Filsafat India di erat hubungannya dengan agama Hindu dengan kitabnya Weda. Filsafat India di klasifikasikan sebagai Ortodox dan heterodox. Tesk Filsafat tertua di India berangkah tahun 1000 - 500 SM, ini membuktikan bahwa Filsafat India lebih tua dari Filsafat Yunani Kuno. Konsep filsafat India yang paling penting adalah tentang Dharma, Karma, Samsara, Moksha dan Ahimsa.

4. Filsafat Budha di cetuskan di India tapi kemudian menyebar dan berkembang ke Asia timur, tibet, Asia tengah dan Asia tenggara. DI sebut filsafat Budhis karena filsafat ini diawali dengan pemikiran Budha Gautama seorang pangeran dari kerjaan Kapilawasti di India yang hidup sekitar abad 6 - 4 SM. Filosofis Budhis kemudian berkembang menjadi Psikologi fenomenologis kompleks yang di sebut AbdhiDharma. Dalam perkembangannya Filosofi Budhi menjadi sebuah kepercaya dan Agama. Dan setiap filsuf yang mengembangkan Filsafat ini di akui sebagai sebuah aliran, seperti Budha Mahayana, yaitu Filsafat Budha yang di kembangkan oleh Filsuf Mahayana, dsb.

5. Filsafat Asia Timur, berkembang di Tiongkok Kuno dan di kenal dengan sebagai Filsafat China. Filsafat ini di mulai di zaman Dinasti Western Zhou dimana di awal kejatuhannya telah berkembang seratus aliran pemikiran. Dalam perkembangannya, di tandai oleh peningkatan intelektualitas dan budaya yang sangat signifikan. Ada beberapa aaliran Filsafat yang sangat terkenal di Asia Timur, yaitu Filsafat Konfusianisme, Taoisme, Legalisme, dll.

6. Filsafat Afrika, yang di cetuskan oleh orang Afrika. Filsuf yang terkenal antara lain Anton Wihelm Amo.

7. Filsafat Amerika Pribumi / Penduduk Asli Amerika. Berkembang zaman amerika kuno dan pertengahan, ketika Kebudayaan Maya, Inca, Aztec sedang berkembang dengan pesat. Zaman itu ada satu Prinsip metafisik yang di percaya masyarakat yang di sebut Misteri besar. Ada juga konsep lain yang juga di percaya yaitu konsep kekuatan spiritual. Banyak istilah klasik yang muncul dari mereka, diantara istilah kekuatan universal, energi kosmik, dll.
Loading...
Bagikan :
Loading...
Back To Top