Pengertian dan Definisi

Loading...

Kecenderungan Memusat adalah | Pengertian dan Definisi

Pengertian dan Definisi Kecenderungan Memusat. Kecenderungan memusat atau Measures of central tendency adalah suatu ukuran yang di gunakan untuk memusatkan data pada satu titik/nilai. Dalam ilmu statistika, setelah semua data terkumpul, maka akan di lakukan analisa untuk memeriksa sifat data. Sifat data yang paling sering di gunakan adalah Sifat memusat dan Variabelitas. Untuk mengetahui sifat memusat suatu data maka di lakukan pengukuran kecenderungan memusat.

Pengukuran kecenderungan memusat di lakukan dengan 3 metode, yaitu:

1. Menentukan nilai rata-rata / rerata/ purata (Mean)
Nilai rata-rata atau rerata atau purata dalam bahasa Inggris di sebut Average dan dalam ilmu statistika di sebut Mean. Mean merupakan metode yang paling populer untuk menjelaskan sifat memusat data. Dalam suatu penelitian, selalu menggunakan nilai rata-rata. Karena itu dari semua metode pengukuran kecenderungan memusat, nilai rata-rata paling banyak di gunakan. Untuk mengetahui nilai rata-rata, maka nilai data di jumlahkan dan di bagi jumlah data...
Rumus Menentukan nilai rata-rata / Mean
Nilai Rata-rata =         Nilai data    (Ex)  
                                    ---------------------------         
                                        Jumlah data (n)
2. Menentukan nilai tengah (Median)
Median adalah nilai yang berada di posisi paling tengah dari sekelompok data yang telah di urutkan menurut besarnya.  Nilai tengah akan membagi data menjadi 2 bagian secara simestri, yaitu data bagian kiri(bawah) dan data bagian kanan (atas). nilai tengah sebuah data di tentukan oleh jumlah data, apakah ganjil atau genap.  Untuk data yang sedikit jumlahnya, akan sangat mudah menentukannya,  tapi untuk data yang sangat banyak maka di gunakan rumus berikut ini.

a. Untuk data ganjil yang jumlahnya ganjil
Me = X(n+1)/2
b. Untuk data yang jumlahnya genap
Me = (Xn/2 + X(n/2)+1) / 2
3. Menentukan nilai yang paling sering muncul (Modus/Mode)
Modus /mode adalah nilai data yang paling sering muncul. Modus data di kelompokkan menjadi 2, yatu modus data tunggal dan modus data berkelompok. Untuk modus data tunggal hanya perlu di lihat nilai data berapa yang paling banyak. Sedang untuk menentukan nilai modus data berkelompok di gunakan rumus di bawa ini.


Keterangan:

  • Mo : Modus
  • Tb : Tepi bawah kelas modus (kelas dengan frekuensi tertinggi)
  • d1 : Selisih antara frekuensi modus dengan frekuensi sebelumnya (fMo – fb)
  • d2 : Selisih antara frekuensi modus dengan frekuensi sesesudahnya (fMo – fa)
  • c : Kelas
Bagikan :
Loading...
Back To Top