Sudut adalah | Pengertian dan Definisi


Pengertian dan definisi sudut. Dalam matematika sudut didefinisikan sebagai bidang diantara dua garis yang bertemu pada satu titik. Sudut merupakan bagian penting dari suatu tata ruang atau bagun trigonometri. hampir semua bangun trigonometri memiliki sudut keduali lingkaran. Begitu pentingnya sudut dalam ilmu matematika hingga perihal sudut ini dipelajari secara lebih detail dalam trigonometri.


Trigonometri adalah bagian dari ilmu matematika yang mempelajari tentang hubungan antara sudut-sudut dan sisi-sisi suatu segitiga serta fungsi-fungsi dasar dari relasi tersebut. Ilmu trigonometri banyak digunakan dalam ilmu sains dan teknik seperti pada bidang pengukuran, pemetaan, listrik, statistik, optik dan sebagainya.

gambar A Untuk lebih memahami tentang pengertian dan definisi sudut, silah perhatikan gambar disamping ini. Pada matematika dikenal istilah sudut positif dan sudut negatif. Coba perhatikan gambar A. Pada gambar A, jika garis OA kita rotasikan dengan pusat O, akan menghasilkan garis OB dan terbentuk sudut AOB atau sudut O. Garis OA dan OB disebut sebagai kaki sudut. Sedangkan titik O disebut sebagai titik sudut. Sudut AOC yang terbentuk disebut sudut positif karena rotasi yang terjadi adalah berlawanan dengan arah jarum jam.

Kemudian perhatikan lagi gambar B. Jika garis OA di rotasikan kearah yang serah dengan jarum jam maka terbentuk garis OB’. Sudut yang terbentuk adalah AOB’ atau sudut O. Sudut O atau sudut AOB’ disini disebut sudut Negatif karena  karena terletak di bawah garis bujur Oo.
Pengukuran sudut dalam ilmu pasti dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:
  • Pengukuran sudut dengan satuan derajat (o)
  • Pengukuran sudut dengan satuan radian (rad)
Sebuah lingkaran sebenarnya terbentuk dari sudut-sudut yang saling berhimpit yang terletak di bagian tengah. Satu putaran penuh sudut dengan arah berlawanan jarum jam mempunyai nilai 360 bagian yang sama besarnya dimana tiap sudut pusat yang terjadi mendapat nilai 1o. Dalam sebuah lingkaran sempurna, sudut 0 o akan berhimpitberhimpit dengan sudut 360o. 0 hingga 360’ adalah satuan yang digunakan dalam pengukuran sudut dengan menggunakan sasudut radiantuan derajat.

Jika pengukuran sudut menggunakan radian, maka cara perhitunganya lain lagi. 1 radian adalah ukuran sudut pusat suatu lingkaran yang panjang busurnya sama dengan jari-jari lingkaran. Coba amati gambar C. Dari gambar C diketahui jika 1 rad = r, maka untuk sudut pusat 2π akan bersesuaian dengan panjang busur didepan sudut tersebut sepanjang 2πr. Namun 2πr adalah rumus untuk menghitung kelling lingkaran sebesar 360o. Dari situ kemudian di ketahui bahwa:
2π rad = 360o <=> π rad = 180o sehingga diperoleh rumus:
1 rad = 180o/π  atau 1o = π/180 rad
1 rad= 180/3,14
1 rad = 57, 3o

Simple bukan? akan lebih simple lagi jika pengukuran suatu sudut di relasikan dengan garis-garis sisinya seperti yang dipelajari dalam trigonometri. Untuk mengetahui lebih lanjut silah tetap aktif mengunjungi Kamusq.com
Comments
2 Comments

2 comments:

heribe said...

nice post.....

tapi ada sedikit koreksi bu
180derajat = phi radian
90 derajat = setengah phi radian

jadi 1 radian = (180/phi) = (180/2,14) = 57,3 derajat bukan 90 derajat...

Iis Lestari said...

yup.. Thx atas koreksinya.. dan untuk phi sebagai suatu konstanta biasanya di gunakan 22/7 atau 3,14

Sukses selalu heribe.. :)